Visi dan Misi Universitas Malikussaleh

Visi Universitas Malikussaleh 2020-2024:

              Menjadi  Universitas  Unggul  di  Tingkat Internasional  Berbasis Potensi Lokal

 

Misi Universitas Malikussaleh

  1. Menyelenggarakan layanan pendidikan yang bermutu secara merata dengan mengikutsertakan segala potensi lokal yang ada di dalam masyarakat;
  2. Mengembangkan aktivitas penelitian berbasis potensi lokal melalui penerapan teknologi, industri, pertanian, agribisnis, seni dan budaya, ekonomi bisnis dan syariah, sosial politik, hukum, kesehatan, dan lingkungan hidup yang mampu bersaing di tingkat Internasional;
  1. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara merata, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, menuju taraf kehidupan yang lebih baik; dan
  2. Meningkatkan kapabilitas, akuntabilitas, transparansi, dan otonomi dalam rangka terwujudnya perguruan tinggi yang baik serta mendukung reformasi birokrasi.

Perwujudan Misi

Misi UNIMAL mengutamakan sinergisme komponen misi menciptakan berbagai  peluang yang dapat dijelaskan sebagai berikut ini:

  1. Menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan akhlak mulia untuk memimpin perkembangan dan perubahan masyarakat  secara  etis melalui kegiatan tridarmna perguruan tinggi yang kreatif dan inovatif, bermutu dan tanggap terhadap  perkembangan dan tantangan baik lokal maupun global.
  2. Berbagi  ilmu  pengetahuan,  teknologi  dan akhlak mulia melalui keunggulan    program tridarma perguruan tinggi berkualitas dan bersama para pemangku kepentingan memperkaya dan menyebarkannya, untuk menyelesaikan   permasalahan serta dapat meningkatkan daya saing  bangsa.
  3. Menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi dan akhlak mulia untuk  mewujudkan masyarakat kampus yang sejahtera dengan dukungan sumber daya yang memadai.
  4. Menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi dan akhlak mulia untuk melayani masyarakat, industri dan pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan  bangsa  dan dunia secara  berkelanjutan

Asas Misi

Asas dari Misi UNIMAL adalah religi, yuridis, ilmu, kearifan lokal, dan organisasi dapat dijelaskan sebagai berikut ini:

  1. Religi adalah didasari atas fatahah, amanah, siddiq dan tabliq.
  •  Fatanah adalah cerdas seringkali berimprovisasi dan lebih kreatif dalam melakukan sesuatu. Kemampuan berfikir cerdas sangatlah cepat, sehingga ia sangat mudah mengerti, memahami, dan menangkap maksud dari suatu kondisi atau keadaan
  • Amanah adalah benar-benar bisa dipercaya. Jika satu urusan diserahkan kepadanya, niscaya orang percaya bahwa urusan itu akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itulah Nabi Muhammad Saw dijuluki oleh penduduk Mekkah dengan gelar “Al Amin” yang artinya terpercaya jauh sebelum beliau diangkat jadi Nabi. Apa pun yang beliau ucapkan, penduduk Mekkah mempercayainya karena beliau bukanlah orang yang pembohong.
  • Siddiq adalah benar, bukan hanya perkataannya yang benar, tapi juga perbuatannya juga benar. Sejalan dengan ucapannya. Beda sekali dengan pemimpin sekarang yang kebanyakan hanya kata-katanya yang manis, namun perbuatannya berbeda dengan ucapannya.
  • Tabliq adalah menyampaikan. Segala firman Allah yang ditujukan oleh manusia, disampaikan oleh Nabi. Tidak ada yang disembunyikan meski itu menyinggung Nabi.

2. Yuridis

          Adil adalah setiap manusia harus mampu menjalankan hak dan kewajiban secara seimbang

  • Terbuka adalah perwujudan dari sikap jujur, rendah hati, adil, serta mau menerima pendapat/masukan dr oranglain
  • Kepastian adalah bahwa hukum dijalankan, bahwa yang berhak menurut hukum dapat memperoleh haknya dan bahwa putusan dapat dilaksanakan.
  • Akuntabel adalah ebuah kewajiban melaporkan dan bertanggung jawab atas keberhasilan atau pun kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai hasil yang telah ditetapkan sebelumnya, melalui media pertanggungjawaban yang dikerjakan secara berkala.
  • Etika adalah norma yang menjadi asas yang mendasari pengaturan

3. Ilmu

  • Adil adalah meletakkan segala sesuatu tepat pada tempatnya, tidak kurang tidak lebih
  • Terbuka adalah pengetahuan yang transparan, dapat diakses secara bebas, tersebar luas, dan dikembangkan bersama melalui jaringan kolaboratif.
  • Akuntabel adalah keadaan yang dapat dimintai pertanggungjawaban, artinya segala sesuatu yang dilaksanakan di Universitas Malikussaleh dapat dipertanggungjawabkan ke publik.
  • Etika adalah bagaimana sivitas akademika menjalankan tugas, fungsi dan peranannya secara beretika dan mencau pada norma

4. Kearifan Lokal

  •  Taat adalah sautu sikap senantiasa tunduk dan patuh kepada Pencipta, hal ini dapat dilihat impementasinya dalam pekerjaan yang dijalankan oleh setiap individu di UNIMAL
  • Adil adalah sikap tidak membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya, memandang sesutau itu secara sama
  • Penakluk adalah sifat yang dimiliki agar bisa menguasi ilmu sesuai dengan kompetensi.
  • Visioner adalah sikap yang harus dimiliki setiap orang baik dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di UNIMAL terhadap apa yang dilakukan.
  • Reputasi adalah kedudukan strategis orang dalam organisasi di mata seseorang. Seseorang yang menikmati reputasi baik pasti lebih disukai dan lebih baik untuk mengambil peran kepemimpinan